FILOSOFI KOKPIT – TUJUAN
Kokpit Airbus dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional awak penerbang di seluruh lingkungan operasi pesawat, sekaligus memastikan tingkat keseragaman (commonality) yang maksimum dalam keluarga Fly-By-Wire.
Desain kokpit dibangun berdasarkan 10 persyaratan desain tingkat tinggi berikut:
Awak penerbang pada akhirnya bertanggung jawab penuh atas pengoperasian pesawat yang aman.
Bila diperlukan, awak penerbang dapat menggunakan kewenangan penuh mereka melalui tindakan yang intuitif, dengan tetap bertujuan menghilangkan risiko overstress atau overcontrol.
Mengakomodasi berbagai tingkat keterampilan dan pengalaman pilot yang diperoleh dari pesawat sebelumnya.
Menjamin keselamatan, kenyamanan penumpang, dan efisiensi, dengan urutan prioritas tersebut.
Menyederhanakan tugas awak penerbang dengan meningkatkan kesadaran situasi dan status pesawat.
Otomasi dipandang sebagai fitur tambahan yang tersedia bagi awak penerbang, yang dapat memutuskan kapan mendelegasikan dan tingkat bantuan apa yang dibutuhkan sesuai dengan situasi.
Desain Antarmuka Manusia–Mesin (Human Machine Interface/HMI) mempertimbangkan karakteristik sistem serta kekuatan dan keterbatasan awak penerbang.
Prinsip-prinsip mutakhir faktor manusia (human factors) diterapkan dalam proses desain sistem untuk mengelola potensi kesalahan awak penerbang.
Desain kokpit secara keseluruhan berkontribusi untuk mempermudah dan meningkatkan komunikasi awak penerbang (misalnya pembagian tugas dan kerja tim).
Penggunaan teknologi baru dan penerapan fungsi baru didorong oleh:
Manfaat keselamatan yang signifikan
Keunggulan operasional yang jelas
Respons yang nyata terhadap kebutuhan awak penerbang.